Nama: Iksanul Abdi
NIM: B1J006195
Kelas: A2
Email: sandi_wied@yahoo.co.id
Blog: http://ihsanbiologi.wordpress.com
Topik: A2-TP 8
RINGKASAN
Asam amino merupakan komponen penyusun protein, jika terdapat beraneka ragam asam amino maka fungsi protein menjadi bermacam-macam. Kombinasi reaktivitas kimia dihasilkan karena sekuens asam amino yang berbeda.
Gambar 1. Struktur umum asam amino (gugus R adalah asal keragaman asam amino)
Sumber: Figure 3.13 (Brown, 2002)
Beragamnya asam amino berada pada gugus R, sebab bagian R berbeda pada tiap asam amino dan strukturnya sangat bervariasi.
Gambar 2. Grup R asam amino
Sumber: Figure 3.17 (Brown, 2002)
Terdapat 20 Asam amino yang dianggap sesuai dengan kode genetik, yang mana asam-asam amino tersebut mengalami penggabungan dalam membentuk polipeptida selama sintesis protein. Keragaman protein tidak hanya disebabkan karena 20 asam amino tersebut, namun ada 2 faktor lain yang menyebabkan keragaman besar protein. Yaitu :
-
Modifikasi pembacaan genetik yang menyebabkan insersi penambahan (minimal satu) asam amino “selenosistein” ke rantai polopeptida selama sintesis protein
-
Penambahan gugus kimia pada beberapa asam amino sebagai modifikasi, misal dengan asetilisasi atau fosforilasi.
Oleh karena itu keragaman protein yang sangat besar disebabkan karena pemrosesan protein, atau bisa juga karena langsung dikode dari genom.
Daftar Pustaka
Brown, T.A (2002) DNA in Genomes, 2nd ed.,
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/bv.fcgi?rid=genomes.section.5234
diakses tanggal 26 September 2008
Situs Terkait
